Mengertilah saudara.., meskipun Allah ingin menolong tetapi jika saudara yang mau ditolong menolak pertolongan Allah malah mengabaikan dan mengusir-Nya, maka tidak bisa menolong. Hewan yang dipelihara akan hidup sesuai kehendak pemiliknya, meski orang lain kasihan ingin menolong karena hewan itu disiksa pemiliknya tetapi tidak bisa, karena dia hanya hewan. Saudara bertanya, kapan Allah mau menolong? bukankah Firman-Nya dalam Alkitab dapat menolong saudara? tapi saudara tidak mencari-Nya, Allah mengingatkan saudara melalui wahyu umum yang berada dalam kehidupan saudara setiap hari tapi bukankah saudara tetap mengabaikan? tidak menyadari dan berbalik kepada Allah? Hati orang tua selalu ingin membantu anaknya! Mengertilah hati Allah kepada saudara!
Kita sebagai Manusia ini mendapat kesempatan untuk bisa bebas dari pemilik dunia kekelaman ini, karena Allah mau menolong kita, dengan membeli kita dengan darah-Nya. Pertolongan Allah mampu membebaskan kita dari pemilik dunia ini. Yang perlu kita lakukan hanya mengikuti pertolongan Allah saja, hanya itu! Maka kita yang menentukan ingin hidup atau mati, kitalah yang memilih! Allah sudah berfirman pada Ulangan 30:19-20, “Pilihlah kehidupan,supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi Tuhan, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya”, Allah sudah memperingati kita melalui Hukum Taurat berusaha menyadarkan manusia bahwa, (Roma 3:19-28), manusia adalah yang berdosa dan cara agar kita diselamatkan bukanlah dengan kebenaran/bakti kita sebagai manusia tetapi hanya bersandar pada Yesus, Iman akan Yesus, Yesus menjadi penebus kita dan kita tinggal percaya kepada Dia yang adalah Kebenaran(T) yang menyatakan Kebenaran(R), kita dapat menjadi yang dibenarkan Allah. Yang percaya kepada Yesus yang diselamatkan. Saudara masih bertanya-tanya, mengapa hanya melalui Yesus saja? Mengapa tidak ada jalan lain? Saudara hanya melihat dari sudut pandang manusia, jika Allah menetapkan Hukum Taurat menjadi jalan keluar, apakah saudara dapat lolos? Dari sudut pandang Allah, Anak-Nya yang diutus inilah jalan keluar terbaik yang mampu manusia lewati!
Melalui Yesus, Dia memberikan Baptisan dan Roh Kudus agar kita memperoleh kuasa atas kebangkitan. Allah sudah memberitahukan akan hal ini melalui Kemah Suci dalam Perjanjian Lama. Seseorang yang ingin masuk dalam kehidupan Iman, haruslah memberikan korban bakaran dan membasuh diri di kolam pembasuhan, ini adalah perumpamaan akan pertobatan dan baptisan! Roh Kudus diberikan sehingga dalam mengerti Kebenaran(T) dan Kebenaran(R) seperti dalam Yohanes 16:7-13, (1 Korintus 12:3), “tidak ada yang dapat mengakui Yesus adalah Tuhan tanpa Roh Kudus”, barulah dapat dipimpin untuk bersaksi Yohanes 15:26-27, “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku”.
Kesaksian disini tidak hanya terbatas pada berkata-kata saja, tetap seluruh kehidupan saudara, harus bisa menyaksikan Yesus! Seperti yang tertulis dalam Galatia 2:20, “namun aku hidup, tetapi bukan aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup dalam aku”. Dalam kehidupan Iman kita diajarkan untuk berdoa, memiliki karunia-karunia Roh Kudus, dan berdedikasi juga, semua ini agar kita tidak berubah dihadapan Allah, Allah yang kita sembah tidak berubah-ubah, kehendak-Nya tetap dan kekal (Ibrani 6:13-18), demikian dalam Kemah Suci semua perabot dalam Kemah Suci dilapisi emas yang mengartikan bahwa Iman yang tidak berubah-ubah. Meja ukupan harus terus mengeluarkan harum yang memenuhi sampai ruang Maha Kudus artinya kita harus terus berdoa tidak terputus-putus hingga memenuhi Sorga, kita taat pada perintah Allah dalam Yeremia 33:3 dan Yohanes 14:12-15. Kaki Dian harus terus menyala dan harus dijaga agar tidak redup, Kaki Dian satu-satunya yang menjadi penerang dalam ruang Kudus artinya kita harus menjaga kepenuhan Roh Kudus dalam kehidupan Iman kita agar tidak gelap dan tersesat. Meja Roti Sajian harus tersajikan roti yang tidak busuk selama 7 hari artinya dedikasi kita harus yang terbaik dan tidak disesali dihadapan Allah, jangan menyajikan dedikasi yang bisa busuk dihadapan Allah yang membuat kita bisa terkutuk.
Semua hal ini kita kerjakan bukan untuk menyusahkan kehidupan kita, tetapi mengingatkan kita bahwa kita adalah keberadaan roh, seperti dalam Yohanes 10:34-35, “kepada siapa firman disampaikan, disebut allah”, berarti kita yang diberikan firman ini adalah keberadaan rohani! Kita bisa mendengarkan Firman, menampung Firman, bereaksi terhadap Firman, dan Firman dapat berefek pada kita memberi Hidup, Kemuliaan, Kebenaran, Wibawa, Kuasa, Hikmat dari Allah. Roh Kudus yang kita terima juga turut bekerja hanya dengan Firman Allah, dan kita dapat kepenuhan Roh Kudus dan menghasilkan buah Roh Kudus, dan menerangi kegelapan dunia ini dan menuntun mereka yang hilang arah sehingga memperoleh kemerdekaan (Roma 8:1-2). Kepada mereka/kamu yang berada dalam Hukum Taurat tidak bisa lolos terpenjarakan hati nuranimu, merdekalah dengan Roh yang memberi hidup (1 Korintus 15:45), sehingga Yesus datang memberitakan kabar ini (Markus 1:28-29, Markus 2:17). Injil inilah yang dibutuhkan oleh dunia yang gelap ini, dunia menjadi rusak akibat tidak diberitakan injil, Injil saja yang mampu menyembuhkan dunia.
Matius 7:11, Bapa akan memberikan yang terbaik kepada mereka yang meminta, Roma 10:10, dengan hati percaya dan dengan pengakuan orang diselamatkan, Matius 10:32-33, Allah mengakui mereka yang mengakui Yesus Kristus dan Bapa yang mengutus-Nya (Yohanes 17:3), Markus 8:38, tetapi yang malu dan mengabaikan Allah, Allah juga akan mengabaikan mereka. Tetapi, pada kita ada janji yang memberikan pengharapan kekal dalam Wahyu 20:4-6, orang-orang yang rela mati karena menyaksikan Yesus dan Firman Allah akan mendapatkan Kebangkitan Pertama, yang tidak akan mendapatkan Kematian Kedua di neraka.
Dasar dari penulis menyampaikan ini kepada saudara karena Yehezkiel 33:8-9, Penulis ingin agar saudara mengenal Kenyataan ini dan kembali kepada Allah, atau untuk mereka yang sudah berbalik kepada Allah agar menyampaikan juga kepada mereka yang masih tersesat. Jika saudara mempertanyakan atau meragukan pemberitaan ini, mari kita bukan bersama-sama ayat ini, 1 Yohanes 4:2-6, “Setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah”, dan lagi tujuan penulisan ini selaras dengan tujuan Alkitab ditulis, Yohanes 20:30-31, “tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam Nama-Nya”. Kisah Para Rasul 10:38, Allah menyertai Yesus dan menyembuhkan SEMUA orang yang dikuasai iblis! Kita pun ingin disertai Allah! (Ibrani 3:7), maka rendah hatilah selama masih ada “hari ini”, jangan keraskan hati saudara, mari dan lihatlah, bagaimana Allah tinggal bersama saudara seperti Yesus bersama para murid-murid!
Karena, Engkau Allah yang empunya Kerajaan dan Kuasa dan Kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.
No comments:
Post a Comment