Translate

Mari Kita Menjadi Murid Yesus Part 3

Apakah anda berpernah berpikir, “bagaimana setelah kehidupan di dunia ini berakhir?”. Yohanes 17:3, Hidup Kekal itu mengenal Allah dan Yesus Kristus yang diutus, kata mengenal memiliki arti dalam, mengenal maksudnya adalah mengenal keseluruhan baik luar dan dalam, seperti seorang suami mengenal istrinya, mengenal melalui pengalaman nyata. Tetapi manusia dari lahir sudah berdosa, Mazmur 51:7, “dari dalam kandungan ibu
sudah berdosa”, maka setelah kita tumbuh dan dapat mengerti keadaan kita yang berdosa ini kita harus bertobat dan menerima Roh Kudus (1 Korintus 2:10) sehingga bisa mengenal isi hati Allah. Hal kita menerima Roh Kudus ini bukan yang merugikan kita tetapi menguntungkan langkah kita untuk bisa mendapatkan Hidup Kekal (1 Korintus 11). Kita harus mengerti kenyataan ini. Seseorang bersaksi karena dia mengalami langsung suatu peristiwa, demikian hanya yang memiliki pengalaman saja yang bisa menyampaikan apa yang dia alami.
Manusia tidak menyayangkan apapun untuk membuat tubuh menjadi lebih baik, karena tubuh ini kelihatan. Tetapi diri kita yang tidak kelihatan sebenarnya lebih penting. Rohjiwa kita harus memiliki kemuliaan, agar jangan nantinya kita datang kehadapan Tuhan dengan keadaan telanjang sehingga diusir (Matius 22:1-14). Iblis yang mengetahui hal ini tidak diam tenang, dia cemburu dengan manusia yang bisa bebas dari dosa dan mendapatkan kemuliaan dengan menjadi anak-anak Allah. Dia berusaha menjatuhkan kita.
Yohanes 6:63, “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna”.
Kasih yang Allah berikan untuk manusia ini terlalu besar dan mahal untuk bisa kita beli, sehingga diberikan dengan gratis kepada kita. Allah kita tidak melampaui kehendak bebas manusia sebagai kepribadian. Manusia yang mau saja yang mendapatkan kasih Allah. Manusia yang tidak mau karena tertipu iblis, tidak mendapat kasih Allah. kejadian di Yohanes 6:52-66 memberitahukan kepada kita, bahwa yang tidak mengerti Kebenaran-Nya akan meninggalkan, tetapi yang mengerti Kebenaran tidak akan mengundurkan diri. Mereka yang mengenal ini saja mendapatkan kemerdekaan, Kebebasan dari kehendak manusia yang dikendalikan iblis, bebas untuk dapat taat dalam kehendak Allah menjalani kehidupan iman yang tidak sayang waktu, tidak sayang tenaga, tidak sayang materi. Mengerti bahwa berkat dari Allah yang kekal tidak akan hilang satu butir pun! (Yohanes 6:67-68).
Markus 3:13-19, para murid-murid Yesus diberikan tugas dalam ayat 14-15, maka lakukanlah itu jika memang kamu adalah murid-Nya. Memberitakan injil dan menyatakan kuasa mengusir roh-roh najis. Kita harus ingat, Pengkhotbah 12:7; debu kembali menjadi tanah dan roh kembali kepada Allah, sia-sialah jika seumur hidup kita hanya berusaha untuk debu.
Murid Yesus ada banyak, lima ribu orang mengikutinya tetapi hanya untuk makanan tubuh (Yohanes 6: 1-15, 22-26).
Murid Yesus ada banyak, tujuh puluh orang diberikan kuasa tetapi mereka hanya berbangga diri (Lukas 10:1-12,17-20).
Murid Yesus ada 12 orang, setia mengikuti selama 3 tahun tetapi masih ada yang berhianat.
Murid Yesus ada 3 orang yang menyertai Tuhan ketika berdoa.
Murid Yesus ada 1 orang, Yohanes yang mengenal Kebenaran hingga diberikan wahyu  di pulau Patmos hari kesudahan (Wahyu 22:12).

Pengharapan kita jangan tertipu oleh iblis (Yohanes 14:1-3,6).

No comments:

Post a Comment